Selamat Datang di Website KPP Sadewa Sabrangkidul Purwosari Girimulyo Kulon Progo Yogyakarta - Untuk Pemesanan/Reservasi Hubungi 08121571318 cp Hery Sutarjan

Selasa, 13 November 2012

KANDANG KAMBING

Kandang KPP SADEWA
Beternak kambing etawa tentu  banyak muncul persoalan tempat memeliharanya , yaitu kandang kambing.
Sebenarnya kandang kambing etawa secara umum memiliki fungsi yang serupa dengan rumah atau merupakan tempat untuk tinggal bagi ternak  , jadi bayangkan saja ketika kita menjadi kambing ( hahaha ) tentu kita harus memiliki keseriusan dan ketelitian agar kandang tersebut menjadi nyaman bagi kambing yang akan tinggal di dalamnya.
Pada perinsipnya membangun kandang etawa adalah memiliki tujuan agar kambing etawa nyaman dan bisa bereproduksi secara normal.
Dalam membangun  kandang kambing etawa hendaknya memiliki fungsi sebagai berikut :
1.Kandang Kambing adalah tempat aktifitas kambing ,seperti makan ,tidur,kencing,minum  dan lain sebagainya.
2.Kandang kambing sebagai tempat berlindung dari panas, hujan dan terpaan angin
3.Kandang kambing sebagai temat berlindung dari pemangsa hewan lainnya
4.Kandang kambing sebagai tempat penjagaan pengawasan ternak

Kandang kambing etawa memang agak lain dengan membangun kandang ternak seperti sapi atau kambing domba ,karena ke unikan kambing etawa ini terlahir dari sebuah kebiasaan masyarakat. 

Kandang Kambing Etawa biasanya di buat berpanggung dengan tujuan air kencing dan kotoran bisa jatuh ke bawah melalui sela lantai panggung, karena kotoran dan air kencing akan menganggu kesehatan ternak jikala bersentuhan langsung dengan kaki kambing.

Lantai bawah panggung biasanya juga merupakan tempat mengumpulkan kotoran kambing yang bisa di gunakan menjadi pupuk, bahkan beberapa teman peternak yang sudah maju biasanya membuat lantai ini dengan di semen dan dibuat kemiringan agar supaya kotoran mudah mengumpul , bahkan ada juga yang di desain untuk mengumpulkan air kencing kambing yang juga sebagai pupuk.

Membangun kandang kambing etawa memang sebaiknya tidak terlalu dekat dengan pemukiman namun jikala terpaksa juga tidak terlalu riskan karena jika kita rajin membersihkan dan dengan sanitasi kandang yang baik tidak menimbulkan bau yang menganggu, kebanyakan peternak di lingkungan saya juga membangun tidak jauh dari rumah, namun jikala anda membangun dengan tujuan untuk memelihara dalam jumlah banyak tentu harus di perhitungkan lebih matang.

Untuk skala pemeliharaan dalam jumlah kecil di bawah sepuluh ekor tentu sangat sederhana dan murah ,karena pada perinsipnya se ekor kambing membutuhkan luas 1 - 1,5 m untuk ruang geraknya .

Membangun kandang etawa memang harus di batasi, tentu agar membatasi ruang gerak yang berlebihan ,karena jika berlebihan gerak kambing jenis ini akan lama perkembangannya.

Kenapa kandang etawa harus di sekat, membuat kandang kambing etawa memang harus di sekat antara kambing satu dengan yang lain kambing ras etawa biasanya beradu jika di kelompokan lebih dari 2 ekor yang tidak se induk.dan kambing ini memang harus di pisah dari pejantan. 

Membuat kandang kambing etawa haruslah memiliki tempat yang tidak terlalu banyak angin karena kambing jenis ini mudah kembung atau memiliki kelemahan tidak tahan terhadap tiupan angin yang terlalu kencang namun harus memiliki fentilasi yang cukup. 

anggapan kalo beternak etawa itu susah, bahkan tidak sedikit orang mengira bahwa kambing jenis ini susah di pelihara di daerah datar ( atau non pegunungan ) sebenarnya hanya karena tidak memahami kemauan dan kebiasaan kambing saja, jika kita memahami dan mempelajari dengan seksama tentu akan mendapatkan solusi dalam beternak kambing.

Minggu, 04 November 2012

Analisa Usaha Kambing PE


Analisa Usaha Kambing  Peranakan Ettawa dan Susu Kambing Etawa
  1. Masa produktif kambing betina dan pejantan adalah 5 tahun. Pembelian kambing Peranakan Ettawa adalah kambing yang tergolong dara atau kambing yang siap untuk beranak. Jadi waktu penantian peternak tidak terlalu lama.
  2. Waktu pemeliharaan adalah 5 tahun.
  3. Upah tenaga kerja Rp. 500.000 per orang per bulan.
  4. Induk dapat beranak 3 kali dalam 2 tahun. Dan dalam sekali beranak dihitung rata-rata 2 ekor per kelahiran. Kelahiran 1 dan 3 ekor per kelahiran diabaikan.
  5. Jumlah cempe yang akan di hasilkan selama 5 tahun adalah : 15 ekor x 22 induk = 330 ekor cempe.
  6. Angka kematian 10%, sehingga diperkirakan kematian maksimal adalah sebanyak 33 ekor.
  7. 1 (satu) ekor kambing etawa diperkirakan menghasilkan 7,5 kg pupuk kandang per bulan. Kotoran dari cempe di kesampingkan. Asumsi harga pupuk kandang di pasaran jogjakarta Rp. 200/kg.
  8. 1 (satu) ekor kambing etawa diperkirakan dapat menghasilkan urine sebanyak 30 liter per bulan, dengan asumsi harga urine di pasaran Rp.500/liter.
  9. 1 (satu) ekor kambing betina diperkirakan dapat menghasilkan susu sebanyak 30 liter per bulan selama 5 bulan, dengan asumsi harga susu di pasaran Rp.30.000/liter.
  10. Harga cempe mengacu pada kriteria kambing standart yang terjadi di pasaran kaligesing, Jogjakarta. Harga cempe kepala hitam istimewa dikesampingkan. Karena harga tersebut tidak dapat dijadikan acuan dalam perhitungan ini. Harga patokan di ambil kisaran bulan juli 2007.
  11. Biaya pakan di abaikan karena kita berasumsi telah mengaji karyawan, jadi biaya untuk pembelian pakan di ganti dengan biaya tenaga kerja, karena pada dasarnya karyawan kita gaji untuk merawat dan mencarikan makanan bagi ternak. Hitungan ini tidak berlaku apabila peternak membeli rumput di dalam pemeliharaan ternaknya.
A.    INVESTASI TETAP
Kambing Betina
22
 ekor
@
2.500.000
55.000.000
Kambing Jantan
2
 ekor
@
3.500.000
7.000.000
Kandang
4
 unit
@
5.000.000
20.000.000
Peralatan
1
 paket
@
500.000
500.000






Total




82.500.000
B.    BIAYA PRODUKSI 
Biaya pemeliharaan kambing induk (24 ekor)

   #  Gaji karyawan Rp. 500.000 / 30 hari 24 ekor  
Rp. 700/ekor/hari
   #  Pemberian vitamin tambahan                         
Rp. 100/ekor/hari


Total biaya pemeliharaan induk per 5 tahun adalah

Rp. 800 x 5 tahun x 12 bulan x 24 ekor x 30 hari 
Rp. 34.560.000
  C.   PROYEKSI PENDAPATAN
1. Penjualan cempe 300 ekor x Rp. 1.000.000                                              
Rp. 300.000.000
2. Penjualan induk afkir 24 ekor x Rp. 1.000.000                                          
Rp.  24.000.000
3. Penjualan pupuk kandang 7,5 kg x 12 bulan x 5 tahun x Rp. 200 x 24     ekor 
Rp.    2.160.000
4. Penjualan urine 30 liter x 12 bulan x 5 tahun x Rp. 500 x 24 ekor              
Rp.   21.600.000
5. Penjualan Susu 30 liter x 5 bulan x 5 tahun x Rp. 20.000 x 22 ekor
Rp. 330.000.000
 
D.   REKAPITULASI PENDAPATAN
Biaya-biaya:
1. Biaya investasi                      
Rp. 82.500.000
2. Biaya pemeliharaan selama 5 tahun    
Rp. 34.560.000


Total biaya                             
Rp.117.060.000
Pendapatan:
1. Penjualan cempe 
Rp.300.000.000
2. Penjualan induk afkir
Rp.  24.000.000
3. Penjualan pupuk kandang
Rp.    2.160.000
4. Penjalan urine  
Rp.  21.600.000
5. Penjualan Susu
Rp. 330.000.000


Total pendapatan
Rp.407.760.000
Keuntungan yang bisa diperoleh adalah sbb:
Rp. 407.760.000   Rp. 117.060.000   =   Rp. 290.700.000



Penghasilan per bulan Rp. 290.700.000 / 5 tahun / 12 bulan
 = Rp. 4.845.000
Dengan 22 ekor betina kita per bulan mendapatkan penghasilan sebesar Rp 4.845.000. Estimasi keuntungan tersebut belum termasuk kalau hasil cempe yang di keluarkan berkualitas super.

kppsadewa.blogspot.com

  • Nikmati sensasi ayunan langit - Ayunan Langit Watu Jaran ini memang sengaja dikembangkan oleh warga desa setempat untuk mendukung desa Purwosari sebagai destinasi wisata yang menarik ba...
    7 tahun yang lalu