Selamat Datang di Website KPP Sadewa Sabrangkidul Purwosari Girimulyo Kulon Progo Yogyakarta - Untuk Pemesanan/Reservasi Hubungi 08121571318 cp Hery Sutarjan

Minggu, 30 Desember 2012

Manfaat Mengonsumsi Susu Kambing

Manfaat Mengonsumsi Susu Kambing

1. Mengatasi asam lambung, sehingga baik untuk penderita maag
2. Sangat cocok untuk wanita hamil dan yang pernah melahirkan
3. Sangat cocok untuk wanita yang mengalami menopause dan mencegah Osteoporosis
4. Meningkatkan HB bagi penderita kurang darah (anemia)
5. Mengatasi masalah alergi, asma, bronkitis, sinusitis, gangguan liver, asam urat dan rematik
6. Memperbaiki sistem pernapasan, paru-paru dan peredaran darah
7. Membantu mengatasi penyakit kudis dan menghaluskan kulit
8. Sangat cocok untuk tumbuh kembang anak yang sudah tidak mendapat ASI lagi
9. Sangat cocok untuk anak penyandang autis
10. Meningkatkan daya tahan tubuh penderita TBC dan berbagai penyakit infeksi

Keunggulan Susu Kambing

1. Susu kambing kaya akan protein susu utama (Beta Casein) yang sama dengan jenis protein susu dalam ASI. Kandungan proteinnya 2,1 kali lebih tinggi dari susu sapi, merupakan makanan tambahan yang paling sesuai untuk tumbuh kembang anak dan orang yang sibuk di zaman modern ini.
2. Susu kambing tidak mengandung senyawa alergen pemicu reaksi alergi (beta lactoglobulin) sehingga lebih aman bila diberikan pada anak-anak dan orang dewasa yang alergi terhadap gula susu Lactosa (lactosa intoleran).
3. Rantai asam lemak susu kambing lebih pendek dengan ukuran molekul lebih halus dibanding susu sapi sehingga lebih mudah dicerna, serta tidak mengandung Aglutinin, yaitu senyawa yang membuat molekul lemak menggumpal seperti yang terjadi pada susu sapi. Kandungan pH lebih tinggi (Alkali) sehingga membantu menyembuhkan maag dan gangguan pencernaan lainnya.
4. Memiliki kandungan Kalsium 3,8 kali dari susu sapi. Susu kambing menyumbangkan 32,6% Kalsium dan 27,0% fosfor dari kebutuhan dasar harian, sementara susu sapi hanya memberikan 29,7% Kalsium dan 23,2& fosfor, sehingga susu kambing bagus untuk pemeliharaan kekuatan dan kepadatan tulang.
5. Rendah kolesterol dan kadar lactosa lebih rendah 13% dibandingkan dengan susu sapi dan 41% lebih rendah dari ASI, susu kambing terbukti mempercepat pembakaran lemak (American Journal Clinical of Nutrition).
6. Kandungan potasium, sodium dan besi 2 kali dari susu sapi serta lebih unggul dalam kandungan vitamin seperti A, C, Niacin dan Riboflavin, B6, B12, Mineral dan 8 asam amino penting (tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia) dibanding susu sapi, sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan sel otak dan saraf serta membentuk sel darah dan penawar toksin/racun.Hasil penelitian para ahli membuktikan bahwa susu kambing mempunyai kelebihan dibandingkan dengan susu hewan pemamah biak lainnya. Susu kambing memang bergizi tinggi, bahkan paling banyak mengandung khasiat dan manfaat untuk kesehatan tubuh. Para ahli telah memperkenalkan susu kambing sebagai makanan atau minuman kesehatan yang memiliki manfaat yang jauh lebih baik dibandingkan susu sapi. Susu kambing juga dapat dijadikan alternatif pengganti untuk orang yang alergi susu sapi.Susu kambing sangat baik bagi penderita alergi kulit, serta gatal-gatal pada kulit, sebagaimana hasil penelitian dr. George Dermitt dari Ohio, Amerika. Bahkan para pakar penyakit kulit dari New Zealand menganjurkan para pasiennya untuk mengonsumsi susu kambing sebagai peningkatan kesehatan kulit terutama bagi wajah.Khasiat susu kambing yang bernilai gizi tinggi dapat mempercepat pertumbuhan gigi dan tulang. Juga baik untuk mengembalikan kesehatan bagi ibu yang baru melahirkan, memulihkan zat besi setelah haid, juga bagi orang yang kekurangan darah. Terhadap orang2 yang berusia lanjut, kandungan berbagai mineral dalam susu kambing akan menghambat kerapuhan tulang (Osteoporosis). Khasiat lain, sangat manjur mengatasi gangguan pernapasan, terapi TBC dan infeksi akut paru seperti asma. Juga mampu mengontrol kadar kolesterol dalam darah dan menyembuhkan asam urat tinggi serta kelainan ginjal. Petunjuk Pemakaian:- Produk siap minum.- Untuk anak2 disarankan umur di atas 6 bulan.- Bagi penderita diabetes dianjurkan minum susu kambing murni (tanpa pemanis).- Anjuran konsumsi: 150-250 cc per hari.-

Kamis, 27 Desember 2012

Penyuluh Pahlawan Pertanian

Suswono: Penyuluh Pahlawan Pertanian

“Penyuluh merupakan kunci sukses pembangunan pertanian nasional, sehingga mereka layak disebut sebagai pahlawan pertanian,” jelas Suswono, Menteri Pertanian saat acara pemberian Penghargaan Penyuluh Pertanian Teladan 2012 di Hotel Park, Jakarta. Penyuluh pertanian merupakan sahabat baik para petani. Mereka selalu memberikan bimbingan kepada petani agar dapat menerapkan teknologi bagi kemajuan di tanah pertaniannya. Salahsatunya adalah dengan menerapkan sistem jajar legowo dan penggunaan pupuk berimbang.
“Pertanian di Indonesia memerlukan adanya teknologi baru, bimbingan teknis dari para penyuluh pertanian sangat diperlukan petani agar bisa menerapkan teknologi baru,” jelas Haryono, Kepala Badan Litbang Pertanian dan Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
Untuk menghargai para penyuluh yang hidupnya sangat berdedikasi bagi kemajuan pertanian nasional, Kementan memberikan Penghargaan Penyuluh Teladan setiap tahun. Kepada yang menerima penghargaan, diberikan kesempatan datang ke Istana Presiden di Jakarta.
Suswono menyatakan penghargaan ini diberikan sejak tahun 2006 dan akan terus berlangsung setiap tahunnya serta akan ditambah kategorinya. Pada tahun lalu, terdapat lima kategori, yaitu Petani Berprestasi, Gapoktan Berprestasi, UPN Berprestasi, Penyuluh PNS Teladan, dan Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan. Tetapi untuk tahun ini telah ditambah dua kategori, yaitu Tenaga Harian Lepas Penyuluh Pertanian dan Balai Penyuluhan Kecamatan Berprestasi.
“Peran serta THL ternyata sangat luar biasa. Mereka dapat memegang 2-3 desa. Selain itu, pemberian penghargaan kepada THL PP guna memotivasi dirinya sendiri bahwa diri mereka pun tak luput dari penilaian,” terang Suswono.
Suswono menambahkan dengan adanya pemberian penghargaan penyuluh pertanian teladan, diharapkan mereka dapat berdedikasi pada daerahnya. “Ketika para penerima penghargaan kembali ke daerahnya masing-masing, mereka dapat lebih meningkatkan kinerjanya. Selain itu dapat memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa sebenarnya usaha di bidang pertanian. Ditambah lagi harga pangan dunia akan mengalami kenaikan, sehingga usaha untuk menghasilkan produk pangan nasional akan semakin banyak diminati,” tutup Suswono.

Pidato Kenegaraan Presiden

“Saya Tak Akan Lupa Pengabdian Saudara di Tengah Kesunyian”


Pidato Kenegaraan Presiden
“Kepada saudara-saudara yang mengabdi di ujung pelosok Nusantara, di pulau-pulau terdepan, di pedalaman, hingga di kaki-kaki gunung dan daerah terpencil nun jauh di sana, saya tidak akan lupa atas perjuangan dan dedikasi saudara-saudara di tengah kesunyian. Sebagian dari saudara-saudara, hadir di tengah-tengah kita hari ini. Saudara yang ada di balkon atas, adalah para teladan dan putera-puteri bangsa yang berprestasi dalam berbagai bidang pengabdiannya masing-masing. Saya bangga atas prestasi, kinerja, dan keteladanan saudara-saudara semua.”

Kebanggaan tersebut diungkap Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada sidang paripurna di gedung DPR/MPR RI. Sidang paripurna  berlangsung dua kali. Pagi hari Pidato Kenegaraan Presiden yang merupakan kesepakatan sebagai rangkaian menyambut HUT RI, dan malam harinya sidang paripurna DPR mendengarkan Pidato Presiden sebagai Pengantar RUU APBN tahun 2013.
Pada acara rangkaian menyambut HUT RI tersebut dihadiri Wakil Presiden Boediono, mantan presiden BJ Habibie, beberapa mantan wakil pesiden, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, pimpinan lembaga tinggi dan lembaga negara lainnya, para duta besar negara  sahabat serta dimeriahkan dengan kehadiran 1.063 penyandang teladan terdiri dari 42 jenis teladan dari 7 kementerian.
Adapun dari Kementerian Pertanian adalah penyuluh pertanian teladan dan petani berprestasi,  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi terdiri transmigran teladan dan petugas pembina UPT teladan, Kementerian Kesehatan antara lain dokter dan bidan/perawat teladan, Kementerian Dalam Negeri kepala desa dan lurah teladan, Ketua Tim Penggerak PKK dan Camat teladan serta dari Kementerian Kehutanan penyuluh kehutanan, kelompok dan desa/lurah teladan serta kader konservasi alam teladan. Sedangkan dari Kementerian Agama ada dua kelompok yakni peserta keluarga sakinah teladan dan peserta kantor urusan agama percontohan teladan.
Pada sambutannya, SBY membahas kekeringan dan banjir yang kerap kali menjadi ancaman terburuk, yang dapat mengakibatkan krisis pangan dan meningkatnya harga pangan dunia.  Seperti kenaikan harga kedelai di pasar internasional yang disebabkan oleh penurunan produksi secara drastis pada beberapa negara produsen utama kedelai. Menurutnya, jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat semakin memperkeruh situasi politik dan ekonomi global.
“Indonesia tidaklah diam dalam menyikapi berbagai tantangan global dan regional dewasa ini. Justru, Indonesia telah dan akan terus berkontribusi nyata kepada dunia. Kita  terus berkiprah dalam berbagai organisasi internasional dan menjadi bagian dari solusi. Atas berbagai permasalahan dunia,  semakin sering kita dimintai pendapat. What does Indonesia think? Hal ini membuktikan, sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, kita dapat berdiri tegak di kancah internasional,” kata SBY.

Pusat Perbenihan di Yogyakarta

Selasa, 18 Desember 2012 14:26
Keinginan masyarakat pertanian Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam IX melakukan pemasangan label produk benih unggulan Yogyakarta dan meninjau kandang kambing Boergonuntuk memiliki Pusat Perbenihan di Yogyakarta terwujud, dengan diresmikannya gedung “Jogja Benih” pada 12 Desember 2012 oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam IX. Gedung berlantai dua yang juga berfungsi sebagai Sekretariat bersama Pusat Perbenihan Yogyakarta, yang disebut sebagai Jogja Benih, berlokasi di sebelah gedung Balai Pengawasan dan Sertifikasi benih (BPSB) jalan Gondosuli Yogyakarta. Pusat perbenihan ini merupakan lembaga non structural di lingkungan pemerintah D.I. Yogyakarta, yang ditetapkan berdasarkan peraturan Gubernur DIY nomor 58 tahun 2012. Peresmian gedung ini sekaligus menandai berfungsinya pelayanan informasi yang berkaitan dengan berbagai hal menyangkut benih maupun layanan konsultasi bagi masyarakat. Aktivitas Jogja benih dapat diakses melalui internet (www. Jogjabenih.com).

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam IX, menyatakan bahwa adanya Pusat Perbenihan sangat tepat, mengingat Yogyakarta memiliki kekayaan plasma nutfah tanaman pangan maupun hortikultura yang sangat beragam dan potensial untuk dikembangkan. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah penyediaan benih yang sebagian besar masih impor, di sisi lain penggunaan benih berkualitas baik di kalangan petani masih tergolong rendah, padahal benih mempunyai peran penting dalam menentukan kualitas produksi. Keberadaan Jogja Benih yang menyediakan benih-benih unggulan DIY  antara lain ikan Nilasa, kelapa bulat Bojong, Mete Meteor, Cabe merah Branang, serta produk-produk benih yang dihasilkan para produsen di Yogyakarta, diharapkan dapat menggugah kesadaran dan ketertarikan petani untuk menggunakan benih yang berkualitas baik. Di masa mendatang DIY diharapkan untuk dapat menjadi pemasok benih bagi kebutuhan dalam negeri. Wakil Gubernur DIY berkenan pula untuk melakukan pelepasan ekspor perdana bibit jati unggul ke Malaysia.

Pada kesempatan ini Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta, Dr. Sudarmaji,  secara simbolik melakukan penyerahan benih sumber padi untuk lahan sawah dan lahan kering sebanyak 2,5 ton dari Badan Litbang Pertanian kepada para penangkar benih di Yogyakarta. Benih sumber padi yang disumbangkan antara lain Inpari 10 (260 Kg),  Inpari 7 (705 kg), Inpara 5 (200 kg), dan Situ Bagendit (1335 kg).(RH).

Beternak Kambing PE



Beberapa jenis kambing di Indonesia tersebar di daerah kering dan berbukit atau daerah pegunungan, kambing adalah jenis hewan yang takut air, cara beternak kambing dapat digolongkan menjadi 2 type yaitu :
  • Kambing potong (penghasilan daging)
  • Kambing dwi fungsi (penghasil daging dan susu)
  • Berdasarkan tujuan pemeliharaan, cara beternak kambing dapat digolongkan menjadi dua yaitu :
  • Kambing untuk pembibitan
  • Kambing untuk penggemukan.
  • Beberapa jenis kambing yang telah dikenal oleh masyarakat umum adalah
  • Kambing Kacang
  • Kambing Peranakan Etawah (PE)
  • Kedua jenis kambing ini sudah beradaptasi dengan baik dengan kondisi tropis basah di Indonesia, namun cara beternak kambing masing-masing jenis memiliki keistimewaan. Kambing kacang mempunyai keistimewaan dibandingkan kambing PE yaitu ber anak kembar dan jarak beranak yang lebih pendek.
  • Kambing Kacang
  • Kambing kacang merupakan kambing asli Indonesia. Kambing ini tersebar hampir di seluruh Indonesia. Ciri-ciri kambing kacang: badan kecil, telinga pendek tegak, leher pendek, punggung meninggi, jantan dan betina bertanduk, tinggi badan jantan dewasa rata-rata 60–65 cm, tinggi badan betina dewasa rata-rata 56 cm, bobot dewasa untuk betina rata-rata 20 kg dan jantan 25 kg.
  • Kambing Peranakan Etawah (PE)
  • Kambing Peranakan Etawah (PE) merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Etawah (asal India) dengan kambing Kacang. Kambing ini tersebar hampir di seluruh Indonesia. Penampilannya mirip kambing Etawah, tetapi lebih kecil. Kambing PE merupakan kambing tipe dwiguna, yaitu sebagai penghasil daging dan susu (perah). Peranakan yang penampilannya mirip kambing Kacang disebut Bligon atau Jawa randu yang merupakan tipe pedaging. 
    Ciri-ciri Kambing PE: telinga panjang dan terkulai, panjang telinga 18–30 cm, warna bulu bervariasi dari coklat muda sampai hitam. Bulu kambing PE jantan bagian atas leher dan pundak lebih tebal dan agak panjang. Bulu kambing PE betina pada bagian paha panjang. Berat badan kambing PE jantan dewasa 40 kg dan betina 35 kg, tinggi pundak 76-100 cm. 
  • SEPULUH LANGKAH CARA BETERNAK KAMBING YANG BAIK 
  • Cara betrenak kambing 1 ; Memilih bibit yang baik
  • Pejantan
  • Kondisi tubuh sehat, tubuh besar (sesuai umur), bulu bersih dan mengkilap, badan panjang, kaki lurus, tidak cacat, tumit tinggi, penampilan gagah, aktif dan nafsu kawin tinggi, mudah ereksi, buah zakar normal (2 buah, sama besar dan kenyal).
  • Betina
  • Kondisi tubuh sehat, tidak terlalu gemuk dan tidak cacat, bulu bersih dan mengkilap, alat kelamin normal, mempunyai sifat keibuan (mengasuh anak dengan baik), ambing (buah susu) normal (halus kenyal tidak terinfeksi atau terjadi pembengkakan).
  • Cara beternak kambing 2 ; mengatur perkawinan kambing
  • Kambing telah dewasa kelamin dapat dikawinkan. Kambing dewasa kelamin umumnya pada umur 6-8 bulan (sudah mulai birahi). Umur dapat diketahui dengan catatan kelahiran atau dapat dilihat dari giginya. Umur pertama kali dikawinkan 10–12 bulan untuk kambing betina, sedangkan umur lebih dari 1 tahun untuk kambing jantan.
  • Tanda-tanda birahi pada kambing betina ;
  • - Gelisah
  • - Alat kelamin bagian luar bengkak, basah, merah dan hangat.
  • - Ekor digerak-gerakan.
  • - Diam bila dinaiki oleh pejantan.
  • - Nafsu makan berkurang.
  • Lama berahi sekitar 30 jam, sedangkan siklus birahi sekitar 17 hari.
  • Cara beternak kambing 3 ; mengetahui waktu untuk mengawinkan
  • Waktu mengawinkan yang tepat adalah 12-18 jam setelah terlihat tanda-tanda birahi, untuk memudahkan proses kawin dan mengurangi resiko kegagalan, maka kambing betina dan pejantan dikandangkan dalam satu kandang, hindarkan terjadinya perkawainan anatara saudara, anak dengan bapak dan induk dengan anak.
  • Cara beternak kambing 4 ; menangani kelahiran dengan benar
  • Kambing yang akan melahirkan nampak gelisah, menggaruk-garuk tanah/lantai kandang, mengembik, pinggul mengendur, kambing sangat besar dan bila dipecet keluar cairan (kolostrum), alat kelamin membengkak dan nafsu makan turun.
  • Cara beternak kambing 5 : Perawatan anak kambing
  • Kambing yang habis melahirkan kadang-kadang kurang perhatian terhadap anak yang baru saja dilahirkan, apabila induk tidak mau menyusui, dekatkan induk pada anaknya sehingga anak kambing dapat menyusu, jika induk tetap tidak mau menyusui, anak kambing dapat diberi susu buatan. Susu buatan ini dapat dibuat dari susu bubuk putih, gula 1 sendok teh, 1 butir telur ayam dan 1 cangkir air matang, susu buatan ini diberikan dua kali sehari sampai induk mau menyusui sendiri.
  • Cara beternak kambing 6 : Menyusui
  • Kambing akan menysusi selama 2,5 – 3 bulan, pada sistem peternakan tradisional dapat sampai 5-6 bulan
  • Cara beternak kambing 7 : Pendugaan umur
  • Umur kambing dapat diperkirakan dari gigi yang tumbuh :
  • - Semua gigi belum permanen (umur kurang dari 1 tahun)
  • - Satu pasang gigi permanen (umur 1-2 tahun)
  • - Dua pasang gigi permanen (umur
  • - Tiga pasang gigi permanen (umur 3-4 tahun)
  • - Seluruh gigi permanen (umur 4-5 tahun)
  • Cara beternak kambing 8 : Memberikan pakan yang baik
  • Pakan kambing secara umum dapat dibagi menjadi dua, yaitu pakan hijauan dan konsentrat. Pakan hijauan dapat berupa rumput alam, rumput yang dibudidayakan dan daun kacang-kacangan, sedangkan pakan konsentrat dapat berupa dedak padi.
  • Rumput merupakan sumber tenaga atau energi bagi ternak kambing. Jenis rumput yang umum diberikan ternak adalah rumput alam (rumput lapangan). Jenis rumput yang dibudidayakan (ditanam) antara lain: rumput setaria, brachiaria dan clitoria ternatea. Selain rumput, sisa hasil pertanian juga dapat digunakan sebagai sumber tenaga atau energi antara lain: dedak padi, kulit dan daun singkong, daun pepaya, batang kangkung, daun jagung dan jerami padi. Pakan sebagai sumber protein yang baik untuk pertumbuhan kambing antara lain: daun kacang tanah, daun kacang panjang, daun kedelai, daun gamal, daun turi, daun lamtoro dan daun kaliandra.
  • Pakan hijauan: 10% dari berat badan Pakan konsentrat: 0,5 kg Jika hanya diberi pakan hijauan, maka pakan hijauan tersebut diberikan dengan jumlah 10% dari berat badan dengan susunan pakan sebagai berikut:
  • a. Kambing Dewasa: 1 bagian daun + 3 bagian rumput
  • b. Kambing yang akan dikawinkan: 2 bagian daun berprotein + 3 bagian rumput
  • c. Kambing bunting: 3 bagian daun + 3 bagian rumput
  • Mineral dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan menjaga kondisi tumbuh supaya tetap sehat. Garam dapur merupakan salah satu sumber mineral. Selain itu mineral yang lain dapat dibeli di toko pertanian.
  • Cara Pemberian
  • a. Siapkan ruas bambu dengan panjang 40-50 cm, kemudian kupas kulit luarnya.
  • b. Lubangi kecil-kecil pada bagian bawahnya.
  • c. Masukan garam dapur atau mineral jadi ke dalam ruas bambu sampai penuh.
  • d. Masukkan air kurang lebih setengah gelas ke dalam ruas bambu yang sudah diisi
  • garam atau mineral.
  • e. Gantungkan bambu tersebut di dinding kandang.
  • Air minum dapat diberikan dengan wadah ember atau tempat yang bersih dan diberikan sepanjang hari.
  • Cara beternak kambing 9 : Mempersiapkan dan merawat kandang yang sehat
  • Kandang diusahakan menghadap ke timur agar memenuhi persyaratan kesehatan ternak. Bahan yang digunakan harus kuat, murah dan tersedia di lokasi. Kandang dibuat panggung dan beratap dengan tempat pakan dan minum. Dinding kandang harus mempunyai ventilasi (lubang angin) agar sirkulasi udara lebih baik.
  • Kambing sebaiknya dipelihara dalam kandang untuk:
  • a. Memudahkan dalam pengawasan terhadap kambing yang sakit atau yang sedang
  • dalam masa kebuntingan.
  • b. Memudahkan dalam pemberian pakan.
  • c. Menjaga keamanan ternak.
  • Ukuran Kandang
  • - Anak: 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih)
  • - Jantan dewasa: 1,2 X 1,2 m/ ekor
  • - Dara/ Betina dewasa:1 X 1,2 m /ekor
  • - Induk dan anak: 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak
  • Cara beternak kambing 10 : Dapat mengenali penyakit dan tahu cara mengatasinya
  • Penyakit Cacingan
  • Penyebab
  • Penyakit cacingan pada kambing dapat disebabkan oleh cacing gilig, pipih dan cacing pita.
  • Gejala
  • Kambing semakin kurus, bulu berdiri dan kusam, nafsu makan berkurang, kambing terlihat pucat, kotoran lembek sampai mencret.
  • Penanganan
  • 1. Obat tradisional
  • a. Daun nanas yang dikeringkan dan dihaluskan, kemudian ditimbang 300 mg untuk 1
  • kg berat badan kambing, dicampur air, selanjutnya diminumkan dan diulang 10 hari
  • sekali (jangan diberikan pada ternak bunting).
  • b. Daun nanas segar dihilangkan durinya, ditimbang 600 mg untuk 1 kg berat badan
  • kambing, kemudian diberikan pada kambing dan diulang 10 hari sekali (jangan
  • diberikan pada ternak bunting).
  • 2. Obat pabrikan
  • Biasanya menggunakan albendazole, valbanzen atau ivermectin yang diulang setiap 3
  • bulan sekali.
  • Pencegahan
  • a. Jagalah kandang tetap bersih dan kering.
  • b. Buanglah kotoran, sampah dan sisa pakan jauh dari lokasi kandang atau dibuat
  • kompos.
  • c. Jangan menggembalakan kambing pada pagi hari dan pada satu area (usahakan
  • berpindah-pindah).
  • d. Jangan berikan rumput yang masih berembun.
  • e. Sabitlah rumput 2-3 cm di atas permukaan tanah.
  • Penyakit Kudis (Scabies/Kurap)
  • Penyebab
  • Parasit kulit (Sarcoptes sp)
  • Gejala
  • a. Kulit merah dan menebal.
  • b. Gatal dan gelisah, sering menggaruk-garukkan kulit yang terinfeksi pada dinding
  • kandang.
  • c. Bulu rontok.
  • d. Bagian tubuh yang sering diserang muka, telinga, pangkal ekor dan leher.
  • Penanganan
  • 1. Obat tradisional
  • a. Oli 1 cangkir + cuka 1 sendok makan + belerang yang sudah dihaluskan 1 sendok
  • makan atau 4 siung bawang merah yang sudah dihaluskan, kemudian semua bahan
  • dicampur dan oleskan 2x sehari pada kulit kambing sampai sembuh.
  • b. Belerang dihaluskan 3 sendok makan + 1 sendok makan minyak goreng oleskan 2x
  • sehari sampai sembuh.
  • 2. Obat pabrikan
  • Suntik dengan Ivermectin secara sub cutan (dibawah kulit).
  • Pencegahan
  • a. Jauhkan kambing sakit dengan kambing sehat.
  • b. Bersihkan kandang setiap hari, lebih baik lagi menggunakan sabun atau zat pembersih kandang.
  • c. Jagalah kebersihan kambing dengan memandikan kambing dengan larutan asumtol 2%.
  • d. Mencuci tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan kambing.
  • Diare
  • Penyebab
  • Pakan berjamur atau terlalu muda, bakteri, virus dan protozoa.
  • Gejala
  • a. Kotoran encer dan warnanya hijau terang/hijau gelap sampai hijau kekuningan.
  • b. Kambing lemas, bila dibiarkan dapat menyebabkan kematian.
  • c. Bulu-bulu sekitar dubur kotor akibat kotoran.
  • Penanganan
  • a. Pisahkan kambing sakit dari kambing sehat.
  • b. Berikan larutan oralit, larutkan 2 sendok makan garam + 2 sendok makan gula dalam
  • 2,5 liter air dingin yang sudah dimasak.
  • c. Bila keadaannya tidak membaik segera hubungi petugas kesehatan hewan (dokter
  • hewan).
  • Pencegahan
  • a. Hindari pemberian pakan yang menyebabkan diare.
  • b. Jagalah kandang tetap bersih.
  • Keracunan
  • Penyebab
  • Tanaman beracun atau tanaman yang tercemar pestisida.
  • Gejala
  • Mulut berbusa, kejang-kejang, muka kemerahan dan bengkak, diare berdarah, dan
  • kematian mendadak.
  • Penanganan
  • a. Berikan air kelapa.
  • b. Berikan norit 2-3 tablet.
  • c. Hubungi petugas kesehatan hewan (dokter hewan).
  • Pencegahan
  • a. Jangan menggembalakan kambing di tempat yang banyak tanaman beracun.
  • b. Jauhkan kambing dari sawah atau ladang yang sedang dipupukan atau disemprot
  • pestisida.
  • Kembung Perut
  • Penyebab
  • Gas yang ditimbulkan oleh makanan (rumput muda).
  • Gejala
  • Perut sebelah kiri membesar, napas pendek dan cepat, tidak mau makan.
  • Penanganan
  • Berikan larutan gula merah dan asam jawa, keluarkan gas dengan cara mengurut-urut
  • perut kambing.
  • Pencegahan
  • Jangan diberi rumput muda.
Pada hari Selasa 27 Desember 2012, Kelompok Pemberdayaan Petani SADEWA  mendapatkan kunjungan kehormatan dari Kelompok ternak Kecamatan Nanggulan Kulon Progo Pimpinan rombongan Bp. Basori  diterima oleh Jumaryanto, S.Pt selaku Sarjana Membangun Desadi kelompok Pembedayaan Petani SADEWA. 
Rombongan berkesempatan juga untuk silaturahmi ke Peternakan Etawa Kaligesing Jawa Tengah sekaligus bertujuan memilih secara langsung kambing etawa Senduro dan kambing PE untuk usaha ternak kambing perah milik kelompok.
Pada kesempatan ini kelompok juga mencoba langsung performa kambing perah etawa Senduro di kandang. Peserta rombongan  menikmati susu kambing hasil perahan langsung,dan memetik salak pondoh dikebun. 
  Kelompok Pemberdayaan Petani SADEWA mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya atas kunjungan Kelompok ternak Kecamatan Nanggulan Kulon Progo, semoga dapat menghasilkan hasil yang maksimal dengan modal yang realistis. Semoga kiranya Allah SWT memberikan kesuksesan selalu untuk kelompok ternak kambing etawa Nanggulan Kulon Progo.

Minggu, 23 Desember 2012

Goa Kiskendo - Kulonprogo


Goa Kiskendo adalah goa yang sebenarnya tidak asing lagi bagi masyarakat Jogja dan sekitarnya. Goa ini terletak di Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta satu wilayah dengan Goa Sriti. Goa ini telah dikelola sebagai tempat wisata dan sampai saat ini masih tampak beberapa fasilitas umum yang dibangun di sekitar goa untuk keperluan wisata, meskipun sebagian besar telah termakan usia dan tidak terawat. Namun jangan salah sangka, meskipun bangunan-bangunan di luar sudah banyak yang tidak terawat, kondisi di dalam goa sendiri masih cukup menarik dan relatif bersih. Goa Kiskendo termasuk dalam kategori goa berair dan lorong penyusurannya horisontal. Di dalam goa ini terdapat sungai yang mengalir dan karena sudah dikelola sedemikian rupa, terdapat beberapa sudut yang dilengkapi dengan penerangan listrik. Meski demikian, untuk menelusuri bagian-bagian lain yang menarik dari goa ini tetap diperlukan penerangan secara swadaya. Termasuk apabila ingin memasuki lorong-lorong yang di luar jalur wisata. Berikut beberapa gambar Goa Kiskendo yang kami telusuri:

Sebenarnya, ada banyak cabang lorong goa yang ada di Goa Kiskendo, tergantung lorong mana yang ingin anda tempuh. Formasi stalagmit dan stalagtit yang ada di goa ini juga termasuk cukup menarik karena masih dialiri oleh air. Bahkan karena sedimentasi yang berlangsung lama, sebagian bangunan yang ada di dalam gua ikut kedalam formasi stalagmit.
Untuk menikmati keindahan goa ini, anda tidak perlu kesulitan untuk mencari lokasinya karena Goa Kiskendo termasuk goa yang memang sudah dijadikan tempat wisata yang terkelola, dan dilengkapi dengan petunjuk arah untuk mencapai lokasinya.



Silaturahmi Pengelola PLIK Nanggulan 2 ke Kelompok Pemberdayaan Petani Sadewa desa Purwosari dalam rangka saling kerja sama pemberdayaan petani melalui Teknologi Informasi

Silaturahmi Pengelola PLIK Nanggulan 2 ke Kelompok Pemberdayaan Petani Sadewa desa Purwosari dalam rangka saling kerja sama pemberdayaan petani melalui Teknologi Informasi




Foto bersama Pengelola Plik Nanggulan 2 dan Anggota KPP Sadewa


Diskusi bersama Pengelola Plik Nanggulan 2 dan anggota Kelompok Pemberdayaan Petani Sadewa


Banyak hal dari diskusi antara Pengelola Plik Nanggulan 2 bersama Pengurus dan anggota KPP Sadewa dapat kita petik yang intinya adalah betapa pentingnya ilmu dan informasi bagi peningkatan kesejahteraan petani, internet menjadi salah satu gerbang informasi/ilmu tersebut dengan internet / teknologi informasi kita tidak akan ketinggalan informasi baik teknis budidaya dan info pasar.
Dengan internet kami sepakat akan menindak lanjutu dengan promosi pemasaran lewat media internet melalui blog dan memanfaatkan internet untuk up grade ilmu dan informasi pertanian.

Adopsi Teknologi Budidaya Ternak Kambing PE


Foto bersama Kepala Dinas Peternakan Kalsel dan KPP SADEWA
Pada 24 November 2012 Kelompok Pembedayaan Petani SADEWA menerima kunjungan Adopsi Budidaya Ternak kambing Peranakan Ettawa Propinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Peternakan adalah dalam rangka mencari masukan tentang Adopsi Budidaya Ternak Kambing PE di Daerah Istimewa Yogyakarta.  Kunjungan ini diterima oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten  Kulon Progo  drh. RR Endang Purwaningrum Titi Lestari  dan Ketua Kelompok KPP SADEWA Hery Sutarjan, Drs . Dalam sambutan Kepala Dinas Kalsel menyampaikan ucapan terima kasih karena telah memilih Kelompok Pemberdayaan Petani SADEWA di Kecamatan Girimulyo,Kabupaten Kulon Progo dalam melakukan studi banding khususnya dalam Adopsi budidaya ternak kambing PE, dan dari hasil kunjungan ini diharapkan dapat saling belajar dan saling memberi manfaat bagi kedua daerah yaitu Kalimantan Selatan  dan bagi DIY. Dari hasil kunjungan ini merupakan pengalaman yang baik dan menjadi bahan pembelajaran untuk kemajuan pembangunan pertanian dan Peternakan di masa yang akan datang.

kppsadewa.blogspot.com

  • Nikmati sensasi ayunan langit - Ayunan Langit Watu Jaran ini memang sengaja dikembangkan oleh warga desa setempat untuk mendukung desa Purwosari sebagai destinasi wisata yang menarik ba...
    7 tahun yang lalu