Selamat Datang di Website KPP Sadewa Sabrangkidul Purwosari Girimulyo Kulon Progo Yogyakarta - Untuk Pemesanan/Reservasi Hubungi 08121571318 cp Hery Sutarjan

Kamis, 27 Desember 2012

Pusat Perbenihan di Yogyakarta

Selasa, 18 Desember 2012 14:26
Keinginan masyarakat pertanian Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam IX melakukan pemasangan label produk benih unggulan Yogyakarta dan meninjau kandang kambing Boergonuntuk memiliki Pusat Perbenihan di Yogyakarta terwujud, dengan diresmikannya gedung “Jogja Benih” pada 12 Desember 2012 oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam IX. Gedung berlantai dua yang juga berfungsi sebagai Sekretariat bersama Pusat Perbenihan Yogyakarta, yang disebut sebagai Jogja Benih, berlokasi di sebelah gedung Balai Pengawasan dan Sertifikasi benih (BPSB) jalan Gondosuli Yogyakarta. Pusat perbenihan ini merupakan lembaga non structural di lingkungan pemerintah D.I. Yogyakarta, yang ditetapkan berdasarkan peraturan Gubernur DIY nomor 58 tahun 2012. Peresmian gedung ini sekaligus menandai berfungsinya pelayanan informasi yang berkaitan dengan berbagai hal menyangkut benih maupun layanan konsultasi bagi masyarakat. Aktivitas Jogja benih dapat diakses melalui internet (www. Jogjabenih.com).

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam IX, menyatakan bahwa adanya Pusat Perbenihan sangat tepat, mengingat Yogyakarta memiliki kekayaan plasma nutfah tanaman pangan maupun hortikultura yang sangat beragam dan potensial untuk dikembangkan. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah penyediaan benih yang sebagian besar masih impor, di sisi lain penggunaan benih berkualitas baik di kalangan petani masih tergolong rendah, padahal benih mempunyai peran penting dalam menentukan kualitas produksi. Keberadaan Jogja Benih yang menyediakan benih-benih unggulan DIY  antara lain ikan Nilasa, kelapa bulat Bojong, Mete Meteor, Cabe merah Branang, serta produk-produk benih yang dihasilkan para produsen di Yogyakarta, diharapkan dapat menggugah kesadaran dan ketertarikan petani untuk menggunakan benih yang berkualitas baik. Di masa mendatang DIY diharapkan untuk dapat menjadi pemasok benih bagi kebutuhan dalam negeri. Wakil Gubernur DIY berkenan pula untuk melakukan pelepasan ekspor perdana bibit jati unggul ke Malaysia.

Pada kesempatan ini Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta, Dr. Sudarmaji,  secara simbolik melakukan penyerahan benih sumber padi untuk lahan sawah dan lahan kering sebanyak 2,5 ton dari Badan Litbang Pertanian kepada para penangkar benih di Yogyakarta. Benih sumber padi yang disumbangkan antara lain Inpari 10 (260 Kg),  Inpari 7 (705 kg), Inpara 5 (200 kg), dan Situ Bagendit (1335 kg).(RH).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kppsadewa.blogspot.com

  • Nikmati sensasi ayunan langit - Ayunan Langit Watu Jaran ini memang sengaja dikembangkan oleh warga desa setempat untuk mendukung desa Purwosari sebagai destinasi wisata yang menarik ba...
    7 tahun yang lalu