Selamat Datang di Website KPP Sadewa Sabrangkidul Purwosari Girimulyo Kulon Progo Yogyakarta - Untuk Pemesanan/Reservasi Hubungi 08121571318 cp Hery Sutarjan

Kamis, 27 Desember 2012

Pidato Kenegaraan Presiden

“Saya Tak Akan Lupa Pengabdian Saudara di Tengah Kesunyian”


Pidato Kenegaraan Presiden
“Kepada saudara-saudara yang mengabdi di ujung pelosok Nusantara, di pulau-pulau terdepan, di pedalaman, hingga di kaki-kaki gunung dan daerah terpencil nun jauh di sana, saya tidak akan lupa atas perjuangan dan dedikasi saudara-saudara di tengah kesunyian. Sebagian dari saudara-saudara, hadir di tengah-tengah kita hari ini. Saudara yang ada di balkon atas, adalah para teladan dan putera-puteri bangsa yang berprestasi dalam berbagai bidang pengabdiannya masing-masing. Saya bangga atas prestasi, kinerja, dan keteladanan saudara-saudara semua.”

Kebanggaan tersebut diungkap Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada sidang paripurna di gedung DPR/MPR RI. Sidang paripurna  berlangsung dua kali. Pagi hari Pidato Kenegaraan Presiden yang merupakan kesepakatan sebagai rangkaian menyambut HUT RI, dan malam harinya sidang paripurna DPR mendengarkan Pidato Presiden sebagai Pengantar RUU APBN tahun 2013.
Pada acara rangkaian menyambut HUT RI tersebut dihadiri Wakil Presiden Boediono, mantan presiden BJ Habibie, beberapa mantan wakil pesiden, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, pimpinan lembaga tinggi dan lembaga negara lainnya, para duta besar negara  sahabat serta dimeriahkan dengan kehadiran 1.063 penyandang teladan terdiri dari 42 jenis teladan dari 7 kementerian.
Adapun dari Kementerian Pertanian adalah penyuluh pertanian teladan dan petani berprestasi,  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi terdiri transmigran teladan dan petugas pembina UPT teladan, Kementerian Kesehatan antara lain dokter dan bidan/perawat teladan, Kementerian Dalam Negeri kepala desa dan lurah teladan, Ketua Tim Penggerak PKK dan Camat teladan serta dari Kementerian Kehutanan penyuluh kehutanan, kelompok dan desa/lurah teladan serta kader konservasi alam teladan. Sedangkan dari Kementerian Agama ada dua kelompok yakni peserta keluarga sakinah teladan dan peserta kantor urusan agama percontohan teladan.
Pada sambutannya, SBY membahas kekeringan dan banjir yang kerap kali menjadi ancaman terburuk, yang dapat mengakibatkan krisis pangan dan meningkatnya harga pangan dunia.  Seperti kenaikan harga kedelai di pasar internasional yang disebabkan oleh penurunan produksi secara drastis pada beberapa negara produsen utama kedelai. Menurutnya, jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat semakin memperkeruh situasi politik dan ekonomi global.
“Indonesia tidaklah diam dalam menyikapi berbagai tantangan global dan regional dewasa ini. Justru, Indonesia telah dan akan terus berkontribusi nyata kepada dunia. Kita  terus berkiprah dalam berbagai organisasi internasional dan menjadi bagian dari solusi. Atas berbagai permasalahan dunia,  semakin sering kita dimintai pendapat. What does Indonesia think? Hal ini membuktikan, sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, kita dapat berdiri tegak di kancah internasional,” kata SBY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kppsadewa.blogspot.com

  • Nikmati sensasi ayunan langit - Ayunan Langit Watu Jaran ini memang sengaja dikembangkan oleh warga desa setempat untuk mendukung desa Purwosari sebagai destinasi wisata yang menarik ba...
    7 tahun yang lalu